RSS

Tentang Saya

Yang punya blog ini, namanya Aria Luqita A.S. Jangan tanya kepanjangan dua kata terakhir itu apa. yang pasti jika hal itu terungkap akan runyam jadinya. Hehehe… Akrab dipanggil Ari (untuk teman2 kampus dan virtual) , Luqita (untuk teman2 SD hingga SMA) dan qiqi (panggilan kecil di keluarga besar saya).

Terlahir di Surabaya, meski saya bukan asli Surabaya. Kedua orang tua saya adalah perantau dari pulau seberang yang dihubungkan oleh Jembatan Suramadu. Yang paling membuat saya bangga ialah tanggal lahir, bulan lahir dan tahun lahir saya bila dikumpulkan akan menjadi kode yang unik, 911991

Anak ke-4 dari 4 bersaudara. Yah, saya anak bungsu dari ketiga kakak laki-laki saya yang sudah pada married. Alhasil, kadang banyak yang menyangka jika saya adalah anak tunggal, dengan kakak-kakak saya (yang sekarang sudah berumur 30 tahun keatas) yang disangka om-om saya. Hahaha.

Saat ini, tercatat sebagai Mahasiswi Psikologi Universitas Airlangga angkatan 2009. Bukan kepalang senangnya, abah dan ummi saya ketika anak bungsu dan anak perempuan satu-satunya (saya maksudnya) masuk ke kampus negeri. Mengingat reputasi kakak-kakak saya yang notabene lulusan dari kampus swasta. Kebanggaan saya yang kedua. Sebelumnya, pernah tercatat duduk di bangku SD Raden Patah Surabaya, SMP Negeri 3 Surabaya dan SMA Negeri 11 Surabaya.

Dan itulah sekelumit kisah tentang saya…

 

20 responses to “Tentang Saya

  1. AMYunus

    24 Oktober 2010 at 22:57

    Kurang satuuuuu nama panggilannya. Ria. kan yang manggil cuma mas Z πŸ˜€
    Oia, AS nya yang jelas bukan Amerika Serikat toh :p hehehehe

     
    • arialuqita

      24 Oktober 2010 at 23:16

      ah, iya lupa. itu kan nama yang muncul baru2 ini jadi agak lupa. hehehe..

      nope! yang jelas juga bukan keturunan nabi kayak Adam AS, Musa AS, dll. Haha :))

       
  2. Johnny Wirjosandjojo

    2 Januari 2011 at 04:42

    Wow, saya lahir tanggal 18 November 1991 jam 7 malam. Kalau pakai penanggalan Jawa dan Arab, jadinya tanggal 19 November 1991. Pada kedua penanggalan tersebut, batas hari letaknya pada waktu subuh dan maghrib, berbeda dengan penanggalan konvensional. Kalau dikumpulkan jadinya 19111991 (Indonesia style lengkap) atau 191191 (Indonesia style pendek). Jodohkan kita? πŸ™‚ Oya saya masih punya utang mbahas -sugesti-. Dalam waktu dekat ya insya Allah.

     
    • arialuqita

      2 Januari 2011 at 19:34

      jodoh? agak memaksakan sih! hahahaha..

      kita tinggal di indonesia dan ga arab-arab bener, so pake penanggalan konvensional. jadi, tanggal lahir anda 181191 … tidak sama dgn saya. hahaha πŸ˜€

      wah, masalah sugesti ya? sbenernya agak ragu juga kalo membahas itu. jujur saya ga ngerti apa-apa 😦

       
      • johnnywirjosandjojo

        2 Januari 2011 at 22:37

        Tapi kalau di desa ibu saya, kalau ada bayi lahir di atas jam 6 dihitungnya lahir tanggal besoknya. Whatever-lah.

        Lho kok ragu. Saya jurusan akuntansi saja berani, apalagi situ yang calon psikolog. Semangat.

         
      • arialuqita

        3 Januari 2011 at 22:24

        ya ya. whatever. tapi saya mulai berpikir. karena saya lahir pas jam 6 sore teng! nah lho… berarti tgl lahir saya salah…

        iseng aja sih, bikin artikel tentang sugesti. soalnya kemaren sukses “menyugesti” orang. tapi gagal mensugesti diri sendiri…

        ah, entahlah. saya berpikir kalo jurusan yg saya ambil salah… cita2 saya menjadi seorang akuntan *tapi tdk direstui*

         
  3. Johnny Wirjosandjojo

    2 Januari 2011 at 04:45

    Salah paham, saya jadi malu: 9 Januari 1991 ya? Saya sudah semester 5 Diploma III, tapi mbaknya yang lebih tua malah adik kelas saya.

     
    • arialuqita

      2 Januari 2011 at 19:36

      salah paham gimana emang??

      ahahaha, berasa udah tua ya. jangan panggil mbak lah, qta seumuran meski saya lahirnya duluan…

      jadi enaknya ini manggil mas ato nama aja ya kira-kira??

      wah, kuliah dimana?? D3,, berarti abis gini lulus donk..

       
      • johnnywirjosandjojo

        2 Januari 2011 at 22:47

        Gak, mata saya memang sudah blur suka gak jelas untuk melihat.
        He, ya terserah situ saja mau panggil saya pake sebutan apa. Nama asli saya Setyo Wahyu Nugroho, “Johnny Wirjosandjojo” itu cuma nama di dunia maya. Mas? Boleh juga.
        Saya kuliah di sekolahnya Gayus, ya setahun lagi kerja.

         
      • arialuqita

        3 Januari 2011 at 22:21

        Begitu? sedikit bercurcol. sama dgn saya. ya, bisa dibilang seperti rabun ayam gitu lah. hehehe

        oh, saya kirain namanya Johnny beneran. hehe. oke, mas Setyo πŸ™‚

        STAN? ambil apa ya? hahaha, yah semoga saja mas Setyo ini tidak seperti Gayus…

         
  4. johnnywirjosandjojo

    4 Januari 2011 at 11:07

    Mau jadi akuntan tapi gak direstui? Gak direstui sama Allah atau sama orang tua? Kalau memang sedikit terobsesi sama akuntan, nikah saja sama akuntan…he (promosi). Just kiddin’ he..

    Saya tidak nyaman pakai nama asli di dunia maya. Kalau mau tahu sejarahnya pake nama “Johnny Wirjosandjojo” bisa dibaca di sini –> http://www.johnnyintheneverland.co.cc/p/youve-got-johnny-in-your-head_23.html

    Yes, saya kuliah di situ, ambil akuntansi…Moga-moga tidak selugu dia.

    Saya panggil mbak’a apa ya? Tata must be good? Setuju?

     
    • arialuqita

      6 Januari 2011 at 01:00

      sama orang tua. kalo sama Allah, insya Allah, DIA tahu yg terbaik buat saya. dan ini mungkin jalan saya…

      hahaha,, promosi… mengenal anda. sama saja mengorek “luka lama”

      ohhh, ternyata begitu… lucu sekali antara nama barat dengan nama jowo bgt heheheh πŸ™‚

      Tata? slma mahasiswa saya dipanggil ari. ya, suatu kehormatan kalo anda membuat nama baru utk saya πŸ˜€

       
  5. Johnny Wirjosandjojo

    4 Januari 2011 at 13:10

    Saya dulu SPMB ambil Psikologi UNS tapi tidak tembus, he..

    Mbak’a kata’a punya cita-cita menjadi akuntan, tapi malah jadi calon psikolog.
    Saya dulu ingin sekali jadi psikolog, tapi malah jadi calon akuntan.

    Mbak pasti bisa tebak apa yang mau saya sampaikan…

    Haha. Never mind…

     
    • arialuqita

      6 Januari 2011 at 00:54

      Oh ya? agak sangsi emang. karena soul saya bukan disini…

      hahaha. i see…

       
      • Johnny Wirjosandjojo

        15 Januari 2011 at 10:25

        Wo, penangkap sinyal’a bagus ternyata…

        Soul? Sudah beratus-ratus kali rasa’a keinginan untuk resign dari sini. Clash dengan orang tua bukan hal yang baru lagi. Mbak tahu? Rasa’a sangat tidak menyenangkan, tidak bebas.

        Tapi sekarang, saya sudah lupa perasaan seperti itu, sudah bosan hingga tidak cukup berpengaruh lagi.

        Semangat lho mbak, diusahakan. Kecuali Allah punya kehendak untuk mengganti rel mbak…

        Oy, belum banyak akuntan yang menikahi psikolog setahu saya…

        Jadi, menurut mbak bagaimana? (haha….)

         
  6. Johnny Wirjosandjojo

    4 Januari 2011 at 13:15

    Oya, bagaimana rasa’a punya saudara?

     
    • arialuqita

      6 Januari 2011 at 00:53

      rasanya punya saudara? 3 saudara laki-laki, banyak ga enaknya sih, ga bisa diajakin curhat. enaknya karena uda pada kerja jadinya tiap bulan ada “pajak bulanan lah” .. kenapa bertanya seperti itu?

       
      • Johnny Wirjosandjojo

        15 Januari 2011 at 10:28

        Hm..

        Ya karena saya sangat ingin tahu rasa’a…
        Mbak kan sudah besar, sudah jadi mahasisiwi, sudah boleh ikut pemilu, sudah mo nikah, sudah pinter, jadi seharus’a tahu kenapa saya sangat ingin tahu rasa’a punya saudara..

         
      • arialuqita

        5 November 2011 at 21:01

        Hai, mas setyo. gimana kabar?

         

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: