RSS

Individual Differences

27 Apr

Sebuah kata kunci di dunia perkuliahan saya. Selama dua tahun ini, hampir tiap hari dosen saya selalu nyeletuk. “Semua orang yang ada di dunia ini, berbeda karena masing-masing orang memiliki kelebihan dan kelemahan, bahkan keunikan. Hal inilah yang dimaksud dengan Individual Differences. Dan hargailah itu”.

Pernyataan seperti ini seakan sudah mendarah daging terbiasa terdengar. Psikologi memang adalah suatu ilmu yang mengajarkan tentang Individual differences, dan bagaimana cara menghargainya. Bedanya dengan ilmu Sosiologi adalah bidang ilmu ini memandang individual differences dalam kacamata kelompok, sedangkan psikologi dalam lingkup personal. Maka tak jarang, jika psikologi jauh lebih kompleks daripada ilmu lain.
Kembali pada kajian Individual Differences. Kadang kita menemukan berbagai karakter, ciri-ciri, watak yang berbeda, yang nantinya tercakup dalam kepribadian dari masing-masing individu. Berbagai kepribadian yang bermacam-macam ditunjukkan oleh banyak orang. hal ini menuntut kita sebagai manusia untuk bisa menghargai dan menghormati segala atribut yang ada pada diri manusia. Ada kalanya kita tidak mampu menghargai orang lain, karena mereka mungkin tidak memperlihatkan sisi positif dari dirinya.

Segala hal yang menjadi fenomena di dunia psikologi tidak lepas dari kajian Individual Differences ini. contohnya saja dalam dunia pendidikan, sebuah penelitian dari … menyebutkan adanya hubungan antara Social Economic Status (SES) dengan keberhasilan pendidikan. Bunyinya : orang-orang dengan SES tinggi cenderung untuk menamatkan sekolah lebih cepat daripada orang-orang dengan SES rendah yang selalu kesulitan dalam mendapatkan pengetahuan. Sebagai seorang mahasiswa sebenarnya kita harus berlaku skeptis (curiosity) terhadap apa yang telah diteliti seorang ilmuwan. Kita tidak serta merta mempercayai apa yang menjadi hasil dari penelitian tersebut.

Lanjutnya, bunyi penelitian diatas tidak selalu benar. Ada hukum “tergantung”, ketergantungan ato apalah itu. Yah, maksudnya semuanya tergantung, kembali pada perbedaan individual. Tidak semua orang yang berstatus sosial ekonomi rendah selalu susah dalam mendapatkan pengetahuan, dan tidak selalu orang yang berstatus sosial ekonomi tinggi selalu cepat dalam menyelesaikan pendidikannya. Karena, jika orang yang ber SES rendah itu memiliki keinginan untuk bisa bersaing dalam pendidikan, mendapatkan segala hal guna menunjang pendidikannya, meski ditengah keterbatasan yang ia miliki, ia akan mampu mendapatkan dahaga pengetahuan yang besar. Sebaliknya, jika orang yang ber SES rendah, dibalik kekuatan financial yang ia miliki, namun ia tidak dapat mengembangkan dirinya, terutama dalam bidang pendidikan, (dengan kata lain : malas) maka apa yang akan ia dapat? Waktu untuk bersekolah sekedar waktu untuk mengisi waktu luang, bukan?

Yah, maka dari itu. Mulailah menghargai individual differences diantara kita dan disekitar kita. semua manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tergantung pemikiran dan naluri individu itu sendiri, mau membagi kelebihannya untuk menutupi kekurangan orang lain atau tidak melakukannya sama sekali…

Iklan
 
3 Komentar

Ditulis oleh pada 27 April 2011 in Uncategorized

 

Tag: ,

3 responses to “Individual Differences

  1. john

    16 Mei 2011 at 17:53

    hem … begitu yah 🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: